Home   //   Berita   //   SAH: Membangun Kepri dengan Gotong- Royong

SAH: Membangun Kepri dengan Gotong- Royong

Ansarahmad.co- Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Soerya Respationo dan Ansar Ahmad (SAH) mempunyai keinginan untuk membangun Kepri dengan merujuk kepada inti dari falsafah dasar Pancasila, yakni Gotong Royong.

Menurut Soerya, isu – isu di Kepri seperti suplai air bersih, peningkatan lapangan pekerjaan dan pemerataan kesejahteraan bagi kabupaten – kabupaten di Kepri menjadi perhatian tim SAH.

Salah satu langkah yang sudah diambil tim SAH adalah dengan memberikan suplai air bersih untuk masyarakat Bintan dengan mengirimkan 30 lori tanki air setiap hari nya dengan program satu rumah satu drum air bersih. Nantinya penyuplaian air ini akan dilakukan tim – tim yang berada di setiap wilayah.

Untuk mewujudkan Visi tersebut pasangan Soeryo-Ansar akan melakukan integrasi tujuh misi utama yang meliputi Keamanan, Pembangunan Ekonomi, Tata Kelola Birokrasi,

Pendidikan, pelestarian sosial dan budaya, penegakan hukum dan semangat gotong royong.

Visi utama Soeryo-Ansar: Kepulauan Riau yang Aman, Sejahtera, Modern, Berakhlak dan Berbudaya Berlandaskan Asas Kebersamaan dan Gotong Royong yang didukung oleh tujuh program unggulan yang meliputi:

1. Menciptakan kondisi yang aman dengan mengikutsertakan partisipasi seluruh masyarakat Kepulauan Riau yang heterogen dan berada di wilayah terluar Negara Kesatuan Republik Indonesia.

2 Mewujudkan kesejahteraan dan keadilan rakyat melalui pembangunan ekonomi yang bertumpu pada kemandirian usaha, pemberdayaan bidang kelautan/kemaritiman serta pengembangan infrastruktur.

3. Meningkatkan kinerja aparatur pemerintahan yang bersih, modern, dan berorientasi kepada pelayanan publik untuk mendukung Kepulauan Riau sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional sebagai daerah pelabuhan dan perdagangan bebas.

4. Memperkuat bidang pendidikan untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkompetensi tinggi dan berakhlak mulia serta adanya perlindungan terhadap ibu dan anak.

5. Pembangunan wilayah hinterland serta pelestarian sosial budaya masyarakat, khususnya budaya Melayu dengan prinsip “Di mana Bumi Dipijak, Di situ Langit Dijunjung”

6. Mewujudkan supremasi hukum, penegakan hak asasi manusia dan ketertiban umum yang didukung oleh sistem hukum.

7. Menumbuhkembangkan sikap kebersamaan dalam masyarakat melalui pengembangan semangat gotong royong sebagai nilai luhur bangsa Indonesia.

Sumber : SAH untuk KEPRI.Bloger

Facebook

Youtube

Bersama Membangun