Home   //   Berita   //   Ansar Dinilai Mampu Satukan Riau Kepri

Ansar Dinilai Mampu Satukan Riau Kepri

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dua periode memimpin Kabupaten Bintan (Kepulauan Riau/Kepri) menjadi bukti Ansar Ahmad SE MM berpengalaman menjalankan roda pemerintahan. Ansar sendiri sudah malang melintang di bidang organisasi sejak di bangku kuliah.

Hal itu terbukti dengan dipilihnya Ansar
menjadi ketua senat mahasiswa. Setelah lulus, dia juga aktif berorganisasi. Di mana dia bergabung di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Kepri. Bahkan saat ini dia dipercaya memimpin Partai Golkar di tingkat provinsi atau Ketua DPD I Golkar Kepri.

Di mata dosen Fakultas Ekonomi Unri Edyanus Herman Halim SE MSi, sosok Ansar Ahmad bukanlah orang asing baginya. Pria yang juga menjabat sebagai pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau tersebut mengaku kenal betul dengan mantan Bupati Bintan periode 2005-2015 sejak di bangku kuliah.

‘’Saya kenal baik Pak Ansar. Saat kuliah dulu Ansar kuat soal agama. Kemudian juga sudah banyak bergabung dengan berbagai organisasi mulai dari tingkat mahasiswa, pemuda serta juga partai politik. Jadi kalau soal pengamalan organisasi dia sudah banyak makan asam garam,’’ jelas Edyanus, Senin (6/6).

Menurut Edyanus, orang dengan pengalaman organisasi seperti ini biasanya lebih dekat dengan masyarakat. Kemudian juga mampu mengkolaborasikan kepentingan masyarakat. Untuk itu, menurut Edyanus, Riau sangat memerlukan orang seperti sosok Ansar Ahmad tersebut untuk menjadi salah seorang pimpinan di Riau.

‘’ Jadi kalau gubernur mengajukan Pak Ansar jadi wakilnya, saya pikir pantas lah,’’ ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya Edyanus, ada poin menarik jika sosok Ansar Ahmad tersebut bisa terpilih menjadi Wakil Gubernur Riau. Diharapkan nanti, Ansar Ahmad dapat membangun sinergi kembali antara Riau kepulauan dengan Riau daratan. Menurutnya, sinergi tersebut masih sangat diperlukan untuk memperjuangkan kepentingan dua daerah tersebut ke depan. Baik dari aspek kebudayaan maupun aspek ekonomi.

‘’Mudah-mudahan sinergi ini bisa melahirkan harapan baru untuk Riau ke depannya. Terutama dalam hal pariwisata. Pasalnya Ansar sudah berpengalaman mengembangkan industri pariwisata di Bintan. Hal itu sejalan dengan keinginan gubernur saat ini yang ingin mengembangkan sektor pariwisata. Karena sektor Migas sudah semakin lesu, maka diharapkan dapat membantu gubernur nantinya,’’ harapnya.

Menurut Edyanus, Riau dan Kepri dalam artian budaya itu sebenarnya tidak terpisah. Yang menjadi pemisah sebenarnya hanya dalam aspek administrasi saja. Dalam aspek kebudayaan Melayu Riau dan Kepri adalah satu. Jadi menurutnya tidak dapat dikatakan bahwa Ansar Ahmad adalah orang luar Riau.

“Jadi Ansar Ahmad adalah orang Melayu Riau, walaupun berbeda-beda budayanya tapi kita adalah satu kesatuan Riau. Masih termasuk dalam Riau srumpun,’’ jelasnya.

Untuk itu, sosok Ansar Ahmad dinilai sudah memenuhi persyaratan untuk menjadi pemimpin. Mulai dari seorang kader muda yang berpengalaman dan organisatoris sejak masih kuliah. Diharapkan jika nantinya Ansar Ahmad bisa berpasangan dengan Arsyadjuliandy Rachman, Riau bukan hanya dapat lebih maju, namun juga ada loncatan untuk kemajuan.(sol)

Facebook

Youtube

Bersama Membangun